Farm Bos Kami merupakan penyedia informasi terdepan tentang harga kebutuhan ternak.

Ikan Toman

Ikan Toman Memiliki Bentuk Tubuh Bulat Memanjang

Pernahkah kamu mendengar tentang ikan toman yang ganas?

Meskipun termasuk ke dalam famili ikan gabus, namun toman merupakan jenis ikan buas yang bisa menjadi predator ikan lainnya.

Hewan air ini disebut juga sebagai red snakehead atau redline snakehead karena bentuk kepalanya yang menyerupai kepala ular. Masyarakat Jawa biasa menyebutnya sebagai kutuk.

kamu penasaran dengan jenis ikan yang satu ini?

Selain terkenal karena keganasannya, toman ternyata memiliki harga jual yang cukup tinggi.

Tidak heran jika ikan ini banyak dibudidayakan oleh hobiis. Simak pembahasan lebih lanjut berikut ini.

 

Mengenal Apa Itu Ikan Toman dan Persebarannya

Toman adalah jenis ikan yang berasal dari famili yang sama dengan ikan gabus, yaitu famili Channidae.

Bentuk ikan ini mirip dengan ikan gabus, namun toman bisa tumbuh besar hingga mencapai panjang satu meter atau lebih.

Hal inilah yang membuat toman menjadi spesies terbesar dari sukunya. Inilah beberapa fakta tentang toman yang perlu kamu ketahui.

 

1. Bentuk tubuh

Toman mempunyai ukuran kepala dan mulut yang besar serta gigi tajam.

 

Ikan Toman Memiliki Bentuk Tubuh Bulat Memanjang
Ikan Toman Memiliki Bentuk Tubuh Bulat Memanjang

Tubuh toman berbentuk bulat panjang menyerupai torpedo dengan sirip ekor membulat. Toman muda mempunyai warna yang khas yaitu garis hitam dan jingga.

Inilah alasan mengapa toman disebut juga sebagai redline snakehead. Sementara itu, toman dewasa biasanya berwarna hitam kebiruan dengan kombinasi warna putih pada perut.

 

2. Ikan ganas

Jenis ikan toman tergolong ke dalam ikan buas atau predator karena berpotensi memangsa ikan maupun berbagai hewan kecil lainnya seperti kodok atau serangga.

 

Ikan Toman Merupakan Salah Satu Ikan yang Ganas
Ikan Toman Merupakan Salah Satu Ikan yang Ganas

Induk toman bisa menjadi lebih buas dan agresif apabila sedang mengasuh anak-anaknya.

Toman-toman kecil biasanya berenang ditemani oleh induk toman. Dalam kondisi ini, induk ikan tidak segan untuk menyerang orang yang mendekat.

 

3. Banyak diburu

Orang Banjar dikenal gemar memancing toman dengan cara mengganggu induk ikan menggunakan belibis yang diikat.

 

Ikan Toman Banyak Diburu dengan Cara Dipancing
Ikan Toman Banyak Diburu dengan Cara Dipancing

Induk yang merasa terganggu akan mendekati belibis kemudian memakan umpan yang berada di dekatnya. Ikan hasil pancingan biasanya digunakan untuk keperluan konsumsi.

 

4. Umpan kesukaan

Berbicara tentang umpan mancing ikan toman, ada beberapa umpan yang menjadi kegemaran toman.

 

Anak Katak dapat Digunakan sebagai Umpan Memancing Ikan Toman
Anak Katak dapat Digunakan sebagai Umpan Memancing Ikan Toman

kamu bisa menggunakan berbagai jenis ikan kecil, cacing besar, maupun anak katak. Anakan katak sering kali digunakan sebagai umpan untuk memancing toman dan ini cukup efektif.

 

5. Persebaran

Ternyata toman tidak hanya ditemukan di Indonesia.

Persebaran toman cukup luas, yaitu meliputi Indonesia barat, Thailand, Malaysia, Vietnam, hingga Myanmar. Bahkan tercatat ikan ini juga telah menghuni sebagian wilayah India karena dibawa oleh manusia.

 

Apakah Benar Ikan Toman Makan Orang?

Banyak isu beredar bahwa toman bisa memangsa manusia. Benarkah demikian?

Meskipun mempunyai ukuran yang cukup besar, belum tercatat adanya kasus toman memangsa manusia.

Toman memang beberapa kali menyerang manusia yang berenang mendekat, apalagi jika induk toman sedang mengasuh anak-anaknya.

Sifat agresif toman hanya sebatas menyerang, bukan memangsa. Jadi kamu tidak perlu takut untuk berburu toman raksasa.

Berbicara tentang ukuran, ikan toman terbesar di dunia yang pernah ditemukan mempunyai panjang 130 cm dengan bobot 20 kg. Ini menjadi rekor penangkapan ikan gabus terbesar di dunia.

Lalu, apakah manfaat yang bisa didapatkan dari penangkapan toman?

Ikan ini menjadi salah satu ikan air tawar yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Apa alasannya?

Alasan Ikan Toman Banyak Digemari

1. Rasa daging lezat

 

Ikan Toman dapat Diolah Menjadi Berbagai Macam Makanan yang Lezat
Ikan Toman dapat Diolah Menjadi Berbagai Macam Makanan yang Lezat

Toman mempunyai daging yang lembut serta rasa yang gurih.

Tidak heran jika toman banyak diburu untuk keperluan konsumsi. Anda bisa memasak ikan ini dengan berbagai cara seperti dibakar, digulai, masak sup, atau diasinkan.

 

2. Sebagai ikan hias

Selain untuk konsumsi, toman juga bisa dimanfaatkan sebagai ikan hias.

Anak-anak toman mempunyai warna yang indah, dengan garis jingga dan hitam di sekujur tubuhnya.

Karena hal ini, toman muda biasa dipelihara sebagai ikan hias. Bahkan ikan ini sudah memasuki pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.

Ikan Toman dapat Dijadikan Sebagai Ikan Hias
Ikan Toman dapat Dijadikan Sebagai Ikan Hias

Sayangnya, toman juga membawa masalah tersendiri untuk ekosistem sungai terutama pulau Jawa. Jika baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan pelepasan ikan Arapaima, nyatanya kasus yang sama pernah terjadi pada toman.

Toman bukanlah ikan asli pulau Jawa. Ketika banyak orang yang melepaskan toman ke aliran sungai, ikan ini akan berkembang biak dan menginvasi komunitas alami sungai.

Karena sifatnya yang buas, toman juga bisa menjadi predator bagi ikan asli sungai tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak melepaskan ikan secara sembarangan ke dalam sungai. Dikhawatirkan ikan tersebut akan berkembang biak dan justru mengganggu keseimbangan alami.

 

Cara Budidaya Ikan Toman dengan Baik dan Benar

Larangan untuk merilis toman ke aliran sungai bukan berarti kamu tidak boleh memelihara ikan ini sama sekali. Jika tertarik dengan toman, kamu bisa membudidayakannya dengan cara yang baik dan benar.

Ada beberapa alasan mengapa ikan gabus ini mulai banyak dibudidayakan. Selain karena rasanya yang lezat, ternyata harga ikan toman bisa jadi sangat mahal!

Sebenarnya harga jual ikan ini cukup bervariasi. Untuk toman konsumsi, ikan ini biasa dijual dengan harga Rp 60 ribu per kilo.

Sedangkan untuk toman hias, harga yang dibanderol adalah sekitar Rp 100 ribu untuk ikan berukuran 30 cm. Menakjubkan, bukan? Tidak heran jika semakin banyak orang yang melirik bisnis yang satu ini.

Sebenarnya budidaya toman tidaklah terlalu sulit. Ikan ini mempunyai fisik yang kuat sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Terlebih lagi, toman juga bisa bertahan di tempat dengan kandungan oksigen rendah maupun di darat.

Hal ini dikarenakan toman mempunyai insang dan paru-paru primitif. Perhatikan hal berikut jika melakukan budidaya toman.

1. Kondisi kolam

 

Ikan Toman Harus Ditempatkan di Kolam yang Kuat
Ikan Toman Harus Ditempatkan di Kolam yang Kuat

Ketika kamu memutuskan untuk membudidayakan toman di dalam kolam, pastikan kolam tersebut sangat kuat.

Toman merupakan spesies predator yang cukup kuat sehingga bisa membahayakan apabila kolam yang dipakai tidak memenuhi standar.

Apalagi jika kamu membudidayakan ikan lain, tentu saja ini bisa menimbulkan kerugian.

 

2. Pilih pakan yang tepat

Agar toman bisa tumbuh dengan baik, kamu perlu memperhatikan asupan makanan.

 

Ikan Kecil dapat Dijadikan Pakan Ikan Toman
Ikan Kecil dapat Dijadikan Pakan Ikan Toman

Toman biasanya memakan ikan-ikan kecil, serangga, maupun anak kodok. Kamu bisa menyediakan pakan-pakan tersebut sesuai dengan keinginan.

Untuk lebih mudahnya, kamu bisa melepaskan beberapa ikan kecil agar toman berburu di dalam kolam. Dengan demikian, ini dapat menyerupai habitat alami toman.

 

3. Pemilihan bibit

Pembudidayaan toman bisa dilakukan sejak bayi.

 

Pembudidayaan Toman dapat Dilakukan dari Bayi
Pembudidayaan Toman dapat Dilakukan dari Bayi

Bibit toman dijual dengan harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan toman dewasa. Perawatannya pun cukup mudah sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan kelangsungan hidup bibit tersebut.

 

4. Jadikan ikan hias

Untuk memudahkan dalam memelihara bibit toman, kamu bisa meletakkan toman bayi di dalam akuarium.

 

Jadikan Ikan Toman Sebagai Ikan Hias
Jadikan Ikan Toman Sebagai Ikan Hias

Dengan cara ini, kamu bisa lebih mudah dalam memberi makan dan merawat bibit toman. Ketika sudah tumbuh besar, kamu dapat memindahkannya ke dalam kolam ataupun keramba.

 

Sekian artikel mengenai ikan toman, semoga bermanfaat ya!

Farm Bos Kami merupakan penyedia informasi terdepan tentang harga kebutuhan ternak.

Harga Ikan Baronang

Iqbal Yusufi
1 min read

Harga Gelembung Ikan

Farm Bos
1 min read

Tinggalkan Balasan