Harga Ikan Sidat

Pernahkah kamu mengkonsumsi ikan sidat?

Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan belut namun memiliki sirip di bagian sisi tubuh nya. Banyak orang yang mengira bahwa itu adalah belut ketika melihat sidat, padahal kedua nya berbeda.

Orang Indonesia masih jarang yang mengkonsumsi nya, karena di pasar juga jarang sekali penjual nya.

Padahal di negara-negara seperti Jepang dan Korea, sidat adalah salah satu ikan yang banyak dicari setelah udang dan ikan tuna.

 

Klasifikasi Ikan Sidat

Berikut ini adalah klasifikasi dari ikan sidat yang perlu kamu ketahui:

  • Filum : Vertebrata
  • Sub Filum : Craniata
  • Super Kelas : Gnathostomata
  • Kelas : Teleostei
  • Sub Kelas : Actynopterigii
  • Ordo : Anguilliformes
  • Sun Ordo : Anguilloidei
  • Famili : Anguillidae
  • Genus : Anguilla
  • Spesies : Anguilla bicolor

 

Kandungan Gizi Ikan Sidat

Tahukah kamu bahwa kandungan gizi dari sidat sangat besar, berikut ini adalah kandungan gizi nya yang baik untuk tubuh kamu:

Multivitamin dari Ikan Sidat
Multivitamin dari Ikan Sidat
  1. Vitamin A  yang sama dengan 45 kali lipat susu sapi
  2. Vitamin B1, sama dengan 25 kali lipat susu sapi
  3. Vitamin B2 yang sama dengan 5 kali lipat susu sapi
  4. Zinc, sama dengan 9 kali lipat susu sapi
  5. Asam lemak tak jenuh
  6. Omega 3 (DHA & EPA)
  7. Phospolipids dan antioksidan Vitamin E

 

Ikan Sidat Terbesar

Banyak sidat yang hidup di perairan Indonesia, khusus nya di Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua.

Perlu kamu ketahui bahwa sungai-sunga disana merupakan habitat asli dari sidat, sehingga sidat yang ada disana memiliki ukuran yang besar-besar.

Berat sidat yang besar bisa mencapai 10 kilogram dengan diameter yang berukuran sama dengan paha dari orang dewasa.

Ikan Sidat Marmorata
Ikan Sidat Marmorata

Sidat yang banyak di jumpai di Maluku dan Papua adalah sidat jenis Marmorata atau Anguilla Marmorata.

 

Perbedaan Ikan Sidat dan Belut

Meskipun memiliki bentuk tubuh yang sangat mirip, ternyata sidat dan belut memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut:

1. Habitat

Habibat Ikan Sidat
Habibat Ikan Sidat

Hal pertama yang membedakan sidat dengan belut adalah habitatnya.

Sidat hidup di dalam air tanpa memerlukan media lumpur untuk tempat hidup dan berkembang biak nya. Sementara itu, belut memerlukan  lumpur agar bisa hidup dan berkembang biak dengan baik.

 

2. Bentuk

Bentuk Kepala Sidat
Bentuk Kepala Sidat

Pada bentuk tubuh sidat dan belut yang sangat mirip, ternyata kedua nya memiliki perbedaan pada bentuk tubuh nya.

Sidat memiliki bentuk yang bulat penuh dengan ekor yang tidak runcing. Selain itu, sidat juga memiliki bentuk mulut yang tidak runcing dengan kumis yang pendek di bawah kepala nya.

Sedangkan belut memiliki mulut dan ekor yang runcing, serta tidak memiliki kumis dan sirip.

 

3. Tulang

Jika dilihat dari tulang nya, sidat memiliki tulang atau duri yang sama dengan ikan-ikan lain nya seperti lele.

Namun, duri yang dimiliki oleh belut berbeda yaitu membentuk plus (+) dan sulit untuk di filet.

 

4. Pemijahan

Hal berikut nya yang membedakan sidat dan belut adalah pemijahan nya.

Ketika hendak memijah, sidat akan berpindah dari air tawar ke air laut. Sementara itu, belut tetap berada di air tawar dengan lumpur.

 

Ciri-ciri Ikan Sidat

  1. Memiliki bentuk tubuh yang bulat panjang dengan ekor yang tidak runcing
  2. Bentuk mulut nya tidak runcing sama seperti ekor nya
  3. Memiliki kumis pendek yang berwarna kuning pada bagian bawah kepala nya
  4. Memiliki kulit halus berwarna cokelat
  5. Bagian punggung nya berwarna hijau
  6. Memiliki sirip lain di dekat anus nya
  7. Bagian perut nya berwarna putih
Bagian Perut Sidat Berwarna Putih
Bagian Perut Sidat Berwarna Putih

 

Umpan Mancing Sidat

Pernahkah kamu memancing sidat? Penting untuk kamu ketahui bahwa sidat merupakan salah satu jenis hewan karnivora, sehingga umpan yang perlu kamu gunakan untuk memancing nya adalah hal-hal berikut ini:

  1. Cacing
  2. Jangkrik
  3. Udang hidup
  4. Ulat hidup
  5. Katak kecil
  6. Usus ayam

 

Pemeliharaan Ikan Sidat

Bagi kamu yang ingin memelihara sidat, hal-hal di bawah ini penting untuk kamu ketahui:

1. Tahap Pendederan 1

Tahap pendederan 1 ini bisa disebut juga dengan tahap pengenalan.

Pada tahap pertama ini, sidat di kenalkan dengan lingkungan baru nya. Hal ini bertujuan agar sidat mampu beradaptasi pada kolam baru nya dan mengkonsumsi pakan buatan maupun pakan homogen.

Tahap ini juga bertujuan untuk mempersiapkan benih sidat dari glass eel menjadi elver sebelum dipindahkan pada tahap kedua.

 

Bibit Ikan Sidat
Bibit Ikan Sidat

Jenis bibit sidat yang bisa kamu budidayakan adalah Bicolor dan Marmorata.

Jenis Bicolor ini bisa kamu temukan di sekitar wilayah Pulau Jawa. Sementara itu, sidat jenis Marmorata bisa kamu temukan di bagian timur Indonesia, seperti Papua dan Pulau Sulawesi.

Ukuran dari bibit sidat yang dapat kamu sebar adalah 0,17 gram dalam setiap 6 liter air.

Apabila sidat yang akan kamu pelihara telah sampai di tempat pemeliharaan, sebaiknya segera tebarkan pada kolam tersebut untuk menghindari stres pada benih sidat.

Namun sebelum itu, akan lebih baik jika kamu melakukan proses aklimatisasi, yaitu membiarkan plastik yang menampung bibit sidat mengapung beberapa menit sebelum menebar benih nya pada kolam yang akan digunakan.

 

2. Tahap Pendederan 2

Pada tahap kedua ini, benih sidat sudah berukuran elver.

Tahap pendederan kedua merupakan tahap untuk mempersiapkan sidat yang berukuran elver menjadi fingerling atau sama dengan 10 gram.

Apabila sidat pada tahap ini sudah mencapai berat 200 gram, artinya benih-benih tersebut sudah siap untuk dipindahkan ke kolam pembesaran.

 

3. Tahap Pembesaran

Tahap Pembesaran
Tahap Pembesaran

Tahap ini merupakan tahap lanjutan dari tahap pendederan kedua.

Apabila sidat yang kamu pelihara sudah mencapai berat 200 gram per ekor nya atau bahkan lebih, itu berarti bahwa sidat tersebut sudah siap untuk di konsumsi atau di jual.

Pada tahap ini, sebaiknya kamu menggunakan kolam beton disertai dengan air yang mengalir untuk memelihara sidat.

Air yang kamu gunakan sebaiknya berasal dari sumur yang kamu sambungkan sendiri dengan menggunakan paralon.

Hal penting yang perlu kamu perhatikan adalah mengganti air kolam secara teratur, setidaknya 300% setiap hari nya.  Selain itu, kamu perlu mengatur suhu dari kolam sidat dengan cara menutup nya dengan terpal maupun anyaman dari bambu.

Jika sidat yang telah kamu pelihara telah mencapai berat 500 gram selama 5 bulan pemeliharaan, kamu sudah dapat mengambil nya untuk di konsumsi.

Namun, terkadang masa panen sidat ini tergantung dari usia atau ukuran benih yang kamu tanam sebelumnya.

 

Pakan Ikan Sidat

Bagi kamu yang memelihara sidat, kamu dapat memberi beberapa pakan di bawah ini untuk sidat-sidat yang kamu pelihara:

1. Pakan Alami

Pakan Alami Ikan Sidat Salah Satunya Cacing Sutra
Pakan Alami Ikan Sidat Salah Satunya Cacing Sutra

Hal pertama yang perlu kamu coba adalah dengan memberikan pakan yang alami kepada sidat peliharaan kamu.

Sesuatu yang alami tentu nya akan lebih baik, bukan?

Terutama pada tahap pendederan 1 dan pendederan 2. Ukuran dari sidat yang masih relatif kecil tentu memerlukan pakan alami seperti cacing sutra.

 

2. Pakan Buatan

Apabila benih sidat telah tumbuh, maka kamu dapat memberikan pakan buatan yang berupa pellet dan pasta.

  • Pellet
Pelet untuk Ikan Sidat
Pelet untuk Ikan Sidat

Jika pada tahap pembesaran sidat sudah mencapai berat 50 gram, kamu dapat memberikan pakan pellet pada sidat-sidat tersebut.

Ukuran pellet yang kamu berikan sebaiknya berukuran 0,5 cm karena mulut sidat sudah cukup lebar.

 

  • Pasta
Pakan Pasta untuk Ikan SidatPakan Pasta untuk Ikan Sidat
Pakan Pasta untuk Ikan Sidat

Pakan yang satu ini biasanya diberikan sebelum kamu memberikan pakan pellet pada sidat.

Sidat yang mampu menelan pasta biasanya yang telah berukuran 10 cm pada tahap pendederan yang kedua.

Karena pada tahap ini mulut sidat sudah mulai terbuka lebar.

 

Daftar Harga Ikan Sidat

Di pasaran, harganya :

Jumlah SidatSatuanHarga
7 – 10 ekorper Kg115.000
10 – 20 ekorper Kg160.000
30 – 40 ekorper Kg200.000
60 -70 ekorper Kg250.000
100 – 150 ekorper Kg350.000
300 – 400 ekorper Kg600.000

Harga dari sidat memang cukup mahal tergantung dari kualitas dan berat nya. Di negara Jepang, harga sidat bisa mencapai Rp. 2.000.000,- per ekor nya.

Sehingga, banyak orang Indonesia yang membudidayakan sidat kemudian mengekspor nya ke negara Jepang. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak mengekspor sidat.

Banyak nya peminat sidat di pasaran khusus nya dari luar negeri, membuat ikan ini memiliki harga yang cukup mahal.

Untuk 1 kilogram sidat di  Indonesia di jual mulai dengan harga Rp. 115.00,- hingga bisa mencapai Rp. 600.000,-. Bahkan harga 1 ekor sidat yang mencapai berat 7 kilogram bisa di jual dengan harga jutaan rupiah.

Harga bibit ikan sidat nya juga tidak jauh berbeda dengan harga sidat yang telah siap untuk di konsumsi.

 

Ikan Sidat Dijual Per Box
Ikan Sidat Dijual Per Box

Untuk 1 box bibit sidat yang berisi 60 ekor sidat biasanya di jual dengan harga Rp. 265.000,- hingga Rp. 300.000,-. Sementara itu, untuk 1 kilogram bibit sidat yang berisi 25 ekor di jual dengan harga Rp. 175.000,-.

Bibit yang mahal tentu nya sesuai dengan hasil yang akan kamu peroleh jika sudah di panen.

Sangat menarik, bukan? Semoga Bermanfaat ya!

Brand: , Nama Produk: , Rating: Average rating: 4.4, based on 1 reviews , Harga: from Rp to Rp

Tinggalkan komentar